PROPOSAL CHARACTER BUILDING

Proposal Character Building Pancasila
“Peran Pendidikan untuk Memajukan Bangsa”



   






Binus University
Tahun ajaran 2017

HALAMAN PENGESAHAN PROPOSAL

Proyek Luar Kelas Character Building: Pancasila

1.     Judul Proyek                           : Peran Pendidikan untuk Memajukan Bangsa

2.     Lokasi Proyek                         : Yayasan Humanisti
Jalan Kampung Rawa Barat No. 1, RT.004/05, Pondok Aren,     Pondok Pucung, Kota Tangerang Selatan, Banten 15229
3.     Kelompok Target Kegiatan     : Yayasan Humanisti

4.     Nama Anggota                        :             Teuku Ryzki                      (2101688990) (Ketua)
  Helen Purnama                  (2101671094) (Anggota)
              Jesica Caroline                  (2101686966) (Anggota)
  Ricky Jay Tanto                 (2101676920) (Anggota)
              Sofie Savira                       (2101700831) (Anggota)
              Ayu Safera                        (2101688795) (Anggota)
              Wahyu aji  harwani.          (2101688864) (Anggota)

5.     Mata Kuliah                            : Character Building: Pancasila

6.     Kelas                                       : LM21


7.     Dosen                                      : Frederikus Fios



                                                                  
















DAFTAR ISI



Lembar Pengesahan....................................................................................
Daftar isi.....................................................................................................
Bab I : Pedahuluan......................................................................................
A.   Latar Belakang...............................................................................
B.    Gambaran Umum...........................................................................
            Bab II : Konsep Dimensi……………………………………………………………
            Bab III : Metode Kegiatan………………………………………………….
A.   Kegiatan……………………………………………………………
B.    Peserta………………………………………………………………
C.    Waktu dan Tempat Pelaksanaan…………………………………...














BAB I
PENDAHULUAN

A.   Latar Belakang

Penanaman nilai pancasila dalah suatu hal yang sangat penting dalam dunia pendidikan, sehingga perlu mendapat tempat pertama di semua jenjang pendidikan. Salah satu pendidikan yang sangat penting yaitu pendidikan anak usia dini, dimana pendidikan itulah yang akan menjadi pondasi dasar bagi pendidikan anak selanjutnya. Proses belajar mengajar mengacu pada sila ke-dua.

Sila ke-dua Pancasila ini mengandung makna warga Negara Indonesia mengakui adanya manusia yang bermartabat (bermartabat adalah manusia yang memiliki kedudukan, dan derajat yang lebih tiinggi dan harus dipertahankan dengan kehidupan yang layak), memperlakukan manusia secara adil dan beradab di mana manusia memiliki daya cipta, rasa, karsa, niat dan keinginan sehingga jelas adanya perbedaan antara manusia dan hewan.

Jadi sila kedua ini menghendaki warga Negara untuk menghormati kedudukan setiap manusia dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing, setiap manusia berhak mempunyai kehidupan yang layak dan bertindak jujur serta menggunakan norma sopan santun dalam pergaulan sesama manusia.

Oleh karena itu penerapan atau aplikasi pada sila ini dalam kehidupan sehari-hari yaitu salah satunya dengan cara proses belajar mengajar pada suatu yayasan.


B.    Gambaran Umum

Pada kali ini, kami akan berbagi ilmu pengetahuan kepada anak-anak Yayasan Humanisti yang bertujuan untuk membentuk anak yang berkualitas, yaitu anak yang tumbuh dan berkembang sesuai dengan tingkat perkembangannya sehingga memiliki kesiapan yang optimal didalam memasuki pendidikan dasar serta mengarungi kehidupan di masa dewasa, serta untuk membantu menyiapkan anak mencapai kesiapan
belajar(akademik) di sekolah. Dan kami berharap mereka mengerti pentingnya ilmu pengetahuan.





BAB II
KONSEP DIMENSI

A.   Konsep Pancasila
Pancasila merupakan salah satu dasar fundamental Negara Republik Indonesia. Dalam hal ini, setiap hal yang berkaitan dengan negara Republik Indonesia seharusnya ditetapkan dan diputuskan dengan memperhatikan nilai – nilai yang ada dalam Pancasila.
Pancasila dapat diartikan sebagai lima dasar yang dijadikan dasar negara serta pandangan hidup dapat mengetahui dengan jelas kemana arah tujuan yang akan dicapai tanpa Pandangan Hidup (Sonnie, 2013). Dengan adanya Dasar Negara, suatu bangsa tidak akan terombang ambing dalam menghadapi permasalahan baik yang dari dalam maupun dari luar. Pengertian Pancasila secara Etimologis, Historis dan Terminologis.
Secara etimologis istilah 'pancasila' berasal dari sansekerta dari india (bahasa kasta brahmana). Menurut muhammad yamin, dalam bahasa sansekerta perkataan 'pancasila' memiliki dua macam arti secara leksikal yaitu: "panca" artinya lima"syila" vokal i pendek artinya "batu sendi" alas atau "dasar""syiila" vokal i panjang artinya "peraturan tingkah laku yang baik, yang penting atau yang senonoh" (Dynash, n.d.).
Sebagai seorang warga negara Republik Indonesia, kita sudah sepantasnya mengetahui apa arti pancasila sebagai dasar negara. Sayangnya, hingga saat ini (Tahun 2015), masih banyak orang dewasa (bahkan yang duduk di pemerintahan) yang tidak memahami sama sekali makna yang terkandung di dalam Pancasila yang kita gunakan sebagai dasar negara kita.

B.    Konsep Sila Kedua         
Sila kemanusiaan yang adil dan beradab adalah sederetan kata yang merupakan suatu frase, unsur  inti sila tersebut adalah kata kemansiaan yang terdiri atas kata dasar manusia berimbuhan ke-an. Makna kata tersebut secara morfologis berarti “abstrak”  atau “hal”. Jadi kemanusiaan berarti kesesuaian dengan hakikat manusia (Saputri, 2014). Arti kemanusiaan dalam sila kedua mengandung makna: kesesuaian sifat – sifat dan keadaan negara dengan hakikat (abstrak) manusia.  Isi arti sila – sila pancasila adalah suatu kesatuan bulat dan utuh. Oleh karena itu sila kemanusiaan yang adil dan beradab adalah dijiwa dan didasari oleh sila ‘ Ketuhanan yang Maha Esa ’, dan mendasari sila Persatuan Indonesia karena persatuan tersebut maka sila ‘ Kemausiaan yang adil dan beradab ’ senantiasa terkandung didalamnya keempat sila yang lainnya. Maka sila kedua tersebut : Kemanusiaan yang adil dan beradab yang Berketuhanan yang Maha Esa, berpersatuan Indonesia, berkerakyatan yang dipmpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan / perwakilan, serta berkeadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Maka sila kedua megandung cita – cita kemanusiaan yang lengkap yang bersumber pada hakikat manusia. Adapun makna sila ke dua, antara lain:

a)     Mengembangkan sikap tenggang rasa
b)    Saling mencintai sesama manusia
c)     Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan
d)    Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan
e)     Tidak semena-mena terhadap orang lain
f)     Berani membela kebenaran dan keadilan  
g)    Mampu melakukan yang baik demi kebenaran
h)    Menjaga kepercayaan orang
i)      Ramah dalam bermasyarakat

Sila ke-dua Pancasila ini mengandung makna warga Negara Indonesia mengakui adanya manusia yang bermartabat (bermartabat adalah manusia yang memiliki kedudukan, dan derajat yang lebih tiinggi dan harus dipertahankan dengan kehidupan yang layak), memperlakukan manusia secara adil dan beradab di mana manusia memiliki daya cipta, rasa, karsa, niat dan keinginan sehingga jelas adanya perbedaan antara manusia dan hewan.
Makna dari sila ini diharapkan dapat mendorong seseorang untuk senantiasa menghormati harkat dan martabat oranglain sebagai pribadi dan anggota masyarakat. Dengan sikap ini diharapkan dapat menyadarkan bahwa dirinya merupakan makhluk sosial yang mempunyai hak dan kewajiban yang sama. Atas dasar sikap perikemanusiaan ini, maka bangsa Indonesia menghormati hak hidup bangsa lain menurut aspirasinya masing-masing. Dan menolak segala bentuk penjajahan di muka bumi ini. Hal itu dikarenakan berlawanan dengan nilai perikemanusiaan.

C.    Konsep Dimensi Kegiatan
Pendidikan secara tidak langsung tercantum pada sila kedua. Hal ini lah yang menjadikan dasar kami untuk mengajar di Yayasan Humanisti. Salah satunya berbahasa yaitu bahasa inggris. Bahasa Inggris dalam pembelajaran sangatlah penting terutama dalam usia dini karena anak tidak akan merasa asing dengan bahasa inggris, karena sudah mempelajarinya sejak kecil, bahasa inggris tidak lagi menjadi momok yang menakutkan. Bahkan bahasa inggris akan terasa lebih akrab karena mereka bisa mendengarkannya setiap kali menonton film kartun anak dari channel luar negeri dan anak yang menguasai bahasa inggris dinilai memiliki skill lebih yang memudahkannya menjalani masa sekolah yang menyenangkan.
Solusi yang kami lakukan dengan cara mengajar dan mengenalkan kepada mereka bagaimana berbahasa inggris yang baik, serta memberikan mereka semangat bahwa mereka mampu untuk bersaung dimanapun mereka berasa dan kami juga memberitahu kepada mereka bahwa banyak orang-orang yang peduli kepada mereka.


BAB III
METODE KEGIATAN


A.   Tema
Dalam kegiatan kali ini, diangkat tema “ Pentingnya Bahasa Inggris sejak Usia Dini “

B.    Kegiatan
Untuk memberikan ilmu pengetahuan adapun kegiatan yang kami lakukan yaitu :
1.     Materi pembelajaran.
 Mengenalkan dan mengajarkan cara membaca buku cerita yang menggunakan bahasa inggris untuk meningkatkan kualitas berbahasa inggris mereka dan agar lebih familiar dengan kosa kata bahasa inggris.
2.     Hiburan.
              Akan diadakan mini games yang dapat menlatih kosa kata bahasa inggris.
C.    Peserta
Siswa-Siswi atau Anak-anak Yayasan Humanisti
D.   Waktu dan Tempat Pelaksaan
Kegiatan ini akan dilaksanakan pada :
Hari, Tanggal : Jum’at, 30 Maret 2018
Waktu              : 08.00 WIB – 10.00 WIB
Tempat            : Yayasan Humanisti
Jalan Kampung Rawa Barat No. 1, RT.004/05, Pondok Aren,     Pondok Pucung, Kota Tangerang Selatan, Banten 15229

Comments